terkini

Ads Google

PKTHMTB Karawang Siapkan 200 Hektare Lahan untuk Sorgum dan Jagung

Redaksi
4/05/25, 17:32 WIB Last Updated 2025-04-05T10:32:24Z


Kabaran Karawang Perkumpulan Kelompok Tani Hutan Masyarakat Teluk Jambe Bersatu (PKTHMTB) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Usai panen perdana sorgum pada 15 Maret 2025 lalu, organisasi ini menggelar konsolidasi lanjutan yang dihadiri Ketua Dewan Pembina (Wanbin) PKTHMTB H. M. Abdul Syakur atau akrab disapa Haji Taufiq.


Dalam kegiatan yang berlangsung Sabtu (15/3), Haji Taufiq menegaskan rencana penanaman lanjutan komoditas pangan, yakni sorgum seluas 100 hektare dan jagung 100 hektare di kawasan hutan sosial yang dikelola masyarakat melalui skema Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS).


“Ini bagian dari follow-up panen perdana. Dengan legalitas IPHPS, kami ingin memastikan program ini memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar hutan,” kata Haji Taufiq saat diwawancarai pada Senin (31/3/2025).


Ia menjelaskan, panen perdana sorgum sebelumnya turut diresmikan oleh Menteri Kebudayaan yang juga Ketua HKTI, Fadli Zon, serta disaksikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Kehadiran dua menteri tersebut memperkuat legitimasi kegiatan PKTHMTB Karawang dalam mendukung ketahanan pangan nasional.




Lebih lanjut, Haji Taufiq menyampaikan sembilan poin penting hasil konsolidasi, di antaranya:

  1. Pembentukan kepengurusan baru untuk memperkuat struktur organisasi.

  2. Pengakuan legal formal dari Kementerian Kehutanan, yang memperkuat posisi PKTHMTB sebagai mitra resmi pengelola hutan sosial.

  3. Kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk HKTI, PT Putratama Agro Indo, dan Koperasi Lestari Hutan Indonesia Raya, dalam program penanaman sorgum dan jagung.

  4. Melibatkan lebih dari 1.100 petani penggarap IPHPS, yang juga menjadi anggota koperasi.

  5. Dukungan sosial kepada masyarakat, termasuk perhatian terhadap infrastruktur desa seperti jembatan rusak, yang menjadi fokus Ketua PKTHMTB H. Wardi.

  6. Kerja sama potensial dengan DKNI KS dan Tantyo Sudarmono, termasuk kemungkinan hibah alat pertanian.

  7. Penggunaan Standar Operasional Prosedur (SOP) dari mitra HKTI dan DKNI dalam setiap tahapan budidaya sorgum.

  8. Dukungan aktif tokoh nasional, termasuk Fadli Zon dan Tantyo Sudarmono, dalam pengembangan program pangan.

  9. Penanaman sorgum sebagai bagian dari program Presiden Prabowo, untuk menguatkan swasembada pangan dan membuka lapangan kerja produktif.

“Kami bergerak bukan sebagai perusahaan, tapi sebagai koperasi rakyat. Melalui sinergi bersama HKTI dan pemerintah, kami optimistis langkah ini bisa mendukung misi besar ketahanan pangan nasional,” tutup Haji Taufiq, yang juga dikenal sebagai Ketua Alumni Beasiswa Supersemar era Presiden Soeharto.


KI

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • PKTHMTB Karawang Siapkan 200 Hektare Lahan untuk Sorgum dan Jagung

Terkini

Topik Populer

Iklan

Close x