Kabaran Kuantan Singingi – Pimpinan Ranting Muhammadiyah Lubuk Jambi, Cabang Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, menggelar acara silaturahmi Idulfitri 1446 H di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pasar Lubuk Jambi, Kamis (3/4/2025) atau 4 Syawal 1446 H. Acara ini menghadirkan Buya Mizan Asnawi, SE., Mec.Dev, sebagai pemateri utama. Ia merupakan Ketua LPCRPM Muhammadiyah Riau, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), sekaligus Ketua DMI Riau.
Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau Dr. Agusmandar, Ir. Maisir dari Pimpinan Cabang Kuantan Mudik, Bapak Rustam selaku perwakilan PCM Kuantan Mudik, serta sejumlah tokoh Muhammadiyah lainnya.
Dalam sambutannya, Bapak Rustam menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat sinergi serta kolaborasi antarwarga Muhammadiyah di cabang dan ranting daerah. “Silaturahmi ini menjadi ajang memperkuat persyarikatan, khususnya dalam pengembangan amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan, panti asuhan, serta pondok pesantren,” ujarnya.
Saat ini, dari 15 kecamatan di Kuantan Singingi, sudah terbentuk 14 cabang Muhammadiyah, sementara satu cabang lainnya masih dalam proses pembentukan. Sebanyak 12 ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah dari PCM Kuantan Mudik turut hadir dalam acara ini, dengan jumlah peserta sekitar 200 orang.
Ketua LPCRPM Muhammadiyah Riau, Buya Mizan Asnawi, hadir bersama anggotanya, Ust. Mujib dan Dasuki, serta Gubernur BEM FEB UMRI, Refi Aulia, yang juga Imam Besar Masjid Taqwa Muhammadiyah Pasar Pusat Kota Pekanbaru.
Dalam penyampaiannya, Ust. Mizan menekankan pentingnya pengelolaan organisasi Muhammadiyah sesuai dengan tuntunan para pendahulu. Ia berharap pengurus cabang, ranting, dan masjid dapat di-SK-kan secara resmi sesuai jenjang organisasi. Selain itu, ia mendorong pengurus untuk memprogramkan kegiatan secara detail dan mengutamakan rapat rutin guna meningkatkan pelayanan kepada jamaah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dakwah Muhammadiyah harus semakin meluas dan memiliki manfaat nyata bagi umat. “Kita harus terus memperluas peran Muhammadiyah, merekrut simpatisan, serta mencetak kader yang memiliki kontribusi nyata dalam kemaslahatan umat,” ungkapnya.
Ust. Mizan juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang baik dan menghindari konflik yang tidak perlu. “Mari kita bersinergi agar Muhammadiyah semakin besar manfaatnya bagi jamaah dan umat Islam secara luas,” pungkasnya.
Sementara itu, PDM Kuansing saat ini tengah mempersiapkan pendirian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Taruna sebagai bagian dari upaya pengembangan amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan.